
Bayangkan memiliki alat untuk membacakan teks digital apa pun dengan suara yang terdengar alami.
Membuat informasi dapat diakses oleh semua orang, berdasarkan kemampuan membaca mereka.
Itulah tepatnya yang ditawarkan ReadSpeaker.
Namun, apakah ini solusi text-to-speech yang tepat untuk Anda di tahun 2025?
Dalam ulasan ReadSpeaker ini, kita akan mengeksplorasi fitur, manfaat, dan kekurangannya untuk membantu Anda memutuskan apakah perangkat ini layak diinvestasikan.

Siap merasakan kekuatan text-to-speech yang terdengar alami? Dengan lebih dari 200 suara realistis dalam 50+ bahasa, Anda dapat menemukan suara yang sempurna. suara sesuai dengan kebutuhan Anda.
Apa itu ReadSpeaker?
ReadSpeaker itu seperti punya teman yang membacakan untuk Anda, tapi untuk internet!
Ini adalah alat yang membaca data digital. teks dengan suara keras. Alih-alih membaca, Anda dapat mendengarkan halaman web, dokumen online, dan bahkan kursus e-learning.
Bagaimana cara kerjanya? Sangat mudah. Anda dapat mengklik tombol halaman web untuk membacakan kontennya.
You can also copy and paste text into ReadSpeaker’s “docReader.” You can even use it within your Canvas learning environment!
ReadSpeaker memungkinkan Anda memilih dari berbagai pilihan yang berbeda. suara.
Anda dapat memilih suara yang alami dan ramah. Anda juga dapat mengubah kecepatan membaca dan menyorot kata-kata saat dibaca.
Ini dapat membantu Anda fokus dan memahami dengan lebih baik.

Siapa yang menciptakan ReadSpeaker?
ReadSpeaker dibuat oleh Niclas Bergström, seorang pria Swedia yang ingin menggunakan teknologi untuk membantu orang-orang yang mengalami kesulitan membaca.
Idenya sederhana: membuat konten online lebih mudah diakses oleh semua orang.
Awalnya, ReadSpeaker bernama 'BrowseAloud'. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk mendengarkan halaman web dengan mengklik tombol di browser mereka.
Tombol 'dengarkan' ini akan mengaktifkan teknologi 'WebReader'.
Sekarang, ReadSpeaker digunakan di seluruh dunia! ReadSpeaker dapat muncul di situs web, platform pembelajaran, atau sebagai sumber daya dalam dokumen online.
Manfaat utama dari ReadSpeaker
- Halaman Microsoft Word Online dapat dengan mudah diubah menjadi teks yang dibacakan, sehingga dokumen Anda menjadi lebih mudah diakses dan ditinjau. Ini sangat membantu untuk laporan atau artikel panjang, karena Anda dapat secara otomatis mengonversinya ke audio.
- Antarmuka yang ramah pengguna memastikan navigasi ReadSpeaker sederhana dan intuitif, memungkinkan Anda meluncurkan layanan dan mulai membaca dalam hitungan detik. Ini berarti lebih sedikit waktu untuk mencari tahu berbagai hal dan lebih banyak waktu untuk mendapatkan manfaat dari alat ini.
- Buat perpustakaan pribadi di dalam ReadSpeaker TextAid tempat Anda dapat menyimpan artikel penting, dokumen pribadi, dan makalah penelitian. Ini menjadikannya alat belajar yang ampuh untuk mengatur dan mengakses materi Anda.
- Manfaatkan pengaturan yang dipersonalisasi yang memungkinkan Anda menyesuaikan pengalaman membaca, termasuk suara, kecepatan, dan warna penyorotan. Anda dapat mengelola pengaturan ini dengan mudah melalui akun Anda.
- Situs web dan konten online lainnya dapat berupa... segera Bacalah dengan lantang menggunakan ReadSpeaker WebReader, memperluas akses Anda ke informasi di seluruh situs. Fitur ini secara otomatis mengaktifkan fitur pembacaan suara pada halaman web yang kompatibel.
- Perlu diketahui bahwa ReadSpeaker memprioritaskan data. keamanan dan integritas, berupaya melindungi informasi Anda. Mereka mematuhi standar keamanan yang relevan, sehingga Anda dapat mengisi formulir dan mengklik tautan dengan percaya diri.

Fitur Terbaik
ReadSpeaker memiliki fitur-fitur yang membuatnya menonjol dibandingkan perangkat lunak text-to-speech lainnya.
Mari kita telusuri beberapa yang paling mengesankan:
1. Generator Suara AI
AI ReadSpeaker generator suara menciptakan suara yang terdengar sangat alami.
Suara-suara ini jauh lebih baik daripada nada robotik yang mungkin Anda harapkan dari alat text-to-speech lama.
Dengan beragam pilihan suara, Anda dapat menemukan suara yang sesuai dengan preferensi Anda dan membuat mendengarkan konten menjadi lebih menarik.

2. Mesin Pengolah Suara SAPI
ReadSpeaker menggunakan Microsoft Speech API (SAPI).
Mesin pengenalan suara ini dikenal karena kualitas dan akurasinya yang tinggi.
Suara SAPI 5.4 kompatibel dengan ReadSpeaker, memberi Anda akses ke berbagai suara dalam berbagai bahasa, termasuk Inggris, Jerman, Prancis, Spanyol, Italia, Belanda, dan Finlandia.

3. Suara Teks-ke-Suara Kustom
Ingin suara yang benar-benar mewakili merek Anda? ReadSpeaker memungkinkan Anda membuat suara text-to-speech khusus.
This is a fantastic feature for businesses and organizations. Membayangkan having your website content, marketing materials.
Demo produk dinarasikan oleh suara unik yang mencerminkan identitas merek Anda.

4. Perpustakaan Pembelajaran
ReadSpeaker menawarkan 'Pustaka Pembelajaran' dengan sumber daya untuk membantu Anda memanfaatkan perangkat lunak ini secara maksimal.
Pustaka ini mencakup tutorial, panduan, dan FAQ.
Ini adalah sumber daya yang berharga bagi pengguna baru maupun pengguna berpengalaman.
Anda dapat menemukan jawaban atas pertanyaan Anda dan mempelajari fitur-fitur canggih untuk meningkatkan pengalaman Anda.

5. API Speech Cloud
Para pengembang, perhatikan! ReadSpeaker menyediakan API Speech Cloud yang memungkinkan Anda untuk sepenuhnya mengintegrasikan kemampuan text-to-speech ke dalam aplikasi, perangkat lunak, atau situs web Anda.
API ini membuka kemungkinan untuk menciptakan pengalaman pengguna yang mudah diakses dan menarik.

6. Penyorotan Tersinkronisasi
Saat ReadSpeaker membaca teks, aplikasi ini akan menyorot kata dan kalimat saat teks dibaca.
Artinya, Anda dapat melihat dan mendengar kata-kata tersebut secara bersamaan.
Ini adalah cara yang bagus untuk membantu Anda mengikuti dan fokus dengan lebih baik. Rasanya seperti memiliki teman yang membaca bersama Anda dan menunjuk kata-kata yang penting.
Anda juga dapat mengubah warna penyorotan agar lebih nyaman untuk mata Anda.
7. Penggaris Baca
Penggaris baca adalah alat yang membantu Anda fokus pada satu baris teks dalam satu waktu.
Fitur ini menampilkan bilah berbayang di sebagian besar layar, tetapi membiarkan satu baris teks tetap terang.
Saat teks dibaca, bilah terang tersebut bergerak ke bawah halaman.
Ini membantu Anda berkonsentrasi dan tidak terganggu oleh kata-kata lain di halaman tersebut.
8. Mode Teks
Terkadang halaman web memiliki banyak gambar dan iklan yang dapat mengganggu.
Mode Teks menghilangkan semua hal tambahan itu dan hanya menampilkan kata-kata saja.
Hal ini membuat halaman menjadi bersih dan sederhana, sehingga Anda dapat fokus pada informasi.
Ini seperti tampilan khusus untuk membaca tanpa gangguan.
Anda bahkan dapat mengubah jenis dan ukuran font agar lebih nyaman untuk mata Anda.
9. Kamus dan Terjemahan
Jika Anda tidak tahu arti sebuah kata, ReadSpeaker dapat membantu.
Anda dapat menyorot sebuah kata dan akan ditampilkan definisinya.
Ini seperti memiliki kamus bawaan.
Aplikasi ini juga dapat menerjemahkan kata atau kalimat ke dalam berbagai bahasa.
Ini sangat membantu jika Anda sedang mempelajari bahasa baru atau membaca teks yang berisi beberapa kata yang tidak familiar.
Harga
ReadSpeaker memiliki model penetapan harga khusus untuk semua orang. Hubungi mereka untuk mendapatkan penawaran harga khusus.

Kelebihan dan Kekurangan
Pro
Kons
Alternatif ReadSpeaker
Berikut beberapa alternatif ReadSpeaker beserta deskripsi singkat fitur-fitur terbaiknya:
- Hume: Menganalisis emosi manusia dalam suara, video, dan teks.
- Murf: Beragam suara alami dengan kustomisasi yang kuat untuk sulih suara profesional.
- Mengucapkan pidato: Mengubah teks menjadi audio alami; sangat baik untuk aksesibilitas dan kecepatan.
- Deskripsi: Mengedit audio/video berdasarkan teks; Overdub realistis kloning suara.
- ElevenLabs: Suara AI yang sangat alami dengan teknologi kloning suara canggih.
- Mainkan ht: Suara realistis dengan latensi rendah dan kloning suara yang akurat.
- Lovo: Suara AI yang ekspresif secara emosional dengan dukungan multibahasa yang serbaguna.
- Nomor daftar: Sulih suara AI alami dengan integrasi siniar fitur hosting.
- Podcast: Perekaman dan pengeditan berbasis AI yang dirancang khusus untuk podcast.
- Dupdub: Avatar yang ekspresif dan mampu berbicara dengan dukungan multibahasa yang mumpuni.
- Laboratorium WellSaid: Secara konsisten menghasilkan generasi suara AI alami berkualitas profesional.
- Revoicer: Suara AI realistis dengan kontrol emosi dan kecepatan yang detail.
- Pembaca Alami: Mengubah teks menjadi audio alami dengan pengaturan suara yang dapat disesuaikan.
- Diubah: Teknologi AI inovatif untuk kloning suara, pelatihan, dan pengubahan suara.
- Speechelo: Suara AI yang terdengar alami dengan memperhatikan tanda baca.
- TTSOpenAI: Kejernihan suara yang sangat mirip manusia dengan pengucapan yang dapat disesuaikan.
ReadSpeaker Dibandingkan
Berikut perbandingan singkat ReadSpeaker dengan alternatif yang tercantum, menyoroti fitur-fitur unggulannya:
- ReadSpeaker vs Speechify: Unggul dalam kecepatan dan aksesibilitas multi-platform, tidak seperti ReadSpeaker yang lebih menekankan integrasi situs web dan perusahaan.
- ReadSpeaker vs Murf: Menawarkan beragam suara dengan opsi kustomisasi, sementara ReadSpeaker berfokus pada aksesibilitas dan integrasi yang mulus.
- ReadSpeaker vs Descript: Mengintegrasikan pengeditan audio/video dengan kloning suara, cakupan yang lebih luas daripada fokus teks-ke-ucapan ReadSpeaker untuk aksesibilitas.
- ReadSpeaker vs Play ht: Menyediakan beragam suara yang terdengar alami dengan latensi rendah, sementara ReadSpeaker menekankan aksesibilitas dan kustomisasi.
- ReadSpeaker vs ElevenLabs: Menghasilkan suara AI yang sangat alami dan ekspresif, berbeda dengan fokus ReadSpeaker pada integrasi situs web dan platform untuk aksesibilitas.
- ReadSpeaker vs Lovo: Menawarkan suara AI yang ekspresif secara emosional dengan dukungan multibahasa yang serbaguna, tidak seperti penekanan ReadSpeaker pada aksesibilitas lintas bahasa.
- ReadSpeaker vs Podcastle: Menyediakan perekaman dan pengeditan berbasis AI khusus untuk podcast, aplikasi yang lebih spesifik dibandingkan fokus aksesibilitas ReadSpeaker.
- ReadSpeaker vs Listnr: Menawarkan layanan hosting podcast dengan sulih suara berbasis AI, sementara ReadSpeaker mengkhususkan diri dalam integrasi situs web dan platform untuk aksesibilitas.
- ReadSpeaker vs WellSaid Labs: Menghasilkan suara AI berkualitas profesional secara konsisten, yang kontras dengan fokus ReadSpeaker pada aksesibilitas situs web dan konten digital.
- ReadSpeaker vs Revoicer: Menawarkan suara AI realistis dengan kontrol emosi dan kecepatan yang detail, fokus yang berbeda dari fitur text-to-speech berbasis aksesibilitas milik ReadSpeaker.
- ReadSpeaker vs NaturalReader: Menyediakan fitur text-to-speech serbaguna dengan pengaturan suara yang dapat disesuaikan, mirip dengan ReadSpeaker, tetapi dengan penekanan fitur yang berbeda.
- ReadSpeaker vs Altered: Menyediakan pengubahan dan morphing suara secara real-time, serangkaian fitur unik dibandingkan dengan fokus ReadSpeaker pada aksesibilitas situs web dan konten.
- ReadSpeaker vs Speechelo: Menghasilkan suara AI yang terdengar alami untuk pemasaran, sementara ReadSpeaker mengkhususkan diri dalam membuat konten online dapat diakses melalui teks-ke-ucapan.
- ReadSpeaker vs TTSOpenAI: Menawarkan fitur text-to-speech berkualitas tinggi dengan pengucapan yang dapat disesuaikan, berbeda dengan fokus ReadSpeaker pada integrasi situs web dan platform.
- ReadSpeaker vs Hume AI: Berspesialisasi dalam memahami dan menganalisis emosi manusia dalam suara dan modalitas lainnya, tidak seperti fokus ReadSpeaker pada aksesibilitas.
Pengalaman Pribadi dengan ReadSpeaker
Tim saya baru-baru ini mengintegrasikan ReadSpeaker ke dalam platform pembelajaran daring universitas kami.
Kami bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan memberi siswa lebih banyak cara untuk berinteraksi dengan materi kursus. Kami sangat senang dengan hasilnya!
Kami telah menggunakan ReadSpeaker untuk membantu kami dalam menulis, dan kami sangat menyukai bagaimana aplikasi ini menyoroti teks saat dibaca, yang memudahkan kami untuk mengikuti bacaan.
Kita juga dapat melihat log penggunaan di aplikasi untuk melihat seberapa banyak kita telah menggunakannya untuk menyelesaikan pekerjaan kita.
Berikut manfaat yang kami amati selama menggunakan ReadSpeaker:

- Integrasi Canvas: Kami menyematkan ReadSpeaker langsung ke dalam kursus Canvas kami. This automatic speech enables the entire learning environment, allowing students to easily list to listen to readings, assignments, and discussion forums easily.
- Perpanjangan: Kami mendorong siswa untuk menginstal ekstensi teks dan peramban. Alat praktis ini menambahkan toolbar ReadSpeaker ke browser mereka, memberi mereka kemampuan untuk:
- Dapatkan halaman web yang dibacakan dengan suara keras hanya dengan satu klik.
- Pilih teks (teks yang disorot) dan minta dibacakan dengan lantang.
- Kendalikan kecepatan membaca, volume, dan suara dari panel kontrol pop-up yang praktis.
- DocReader untuk Aksesibilitas: Kami menggunakan DocReader untuk mengkonversi dokumen ke dalam format yang mudah diakses. Hal ini memungkinkan siswa untuk:
- Unggah dokumen dalam berbagai format (seperti .doc, .pdf, dan .epub) dan minta dokumen tersebut dibacakan.1
- Unduh file audio dalam format MP3 untuk didengarkan secara offline, menawarkan fleksibilitas untuk belajar di mana saja.
- Dukungan dan Pelatihan: Tim dukungan ReadSpeaker memberikan bantuan ahli sepanjang proses implementasi. Mereka menawarkan sumber daya pelatihan dan menjawab pertanyaan kami dengan cepat.
- Ditingkatkan murid pertunangan: Para mahasiswa melaporkan merasa lebih terlibat dengan materi perkuliahan, terutama mereka yang kesulitan membaca atau lebih menyukai pembelajaran melalui pendengaran.
- Peningkatan aksesibilitas: ReadSpeaker membuat kursus online kami lebih mudah diakses oleh siswa penyandang disabilitas, sehingga memastikan lingkungan belajar yang inklusif.3
- Umpan balik positif: Kami menerima umpan balik yang sangat positif dari para siswa dan instruktur.
ReadSpeaker merupakan tambahan yang berharga bagi ekosistem pembelajaran digital universitas kami.
Fitur-fiturnya, kemudahan penggunaan, dan dukungan yang sangat baik menjadikannya implementasi yang sukses.
Kami sangat merekomendasikannya kepada institusi mana pun yang ingin meningkatkan aksesibilitas dan menawarkan pengalaman belajar yang lebih beragam kepada siswa.
Kesimpulan Akhir
Jadi, apakah Anda perlu menggunakan ReadSpeaker?
Ini adalah serangkaian alat hebat yang dapat membacakan hampir semua teks untuk Anda.
Ini sangat membantu untuk mencatat, belajar, atau sekadar menikmati konten di perangkat apa pun.
Alat ini bahkan dapat membaca gambar jika gambar tersebut memiliki teks!
Jika Anda ingin membuat membaca lebih mudah dan menyenangkan, ReadSpeaker adalah pilihan yang tepat.
Daftar untuk uji coba mereka untuk melihat apakah ini cocok untuk Anda!
Pertanyaan Yang Sering Muncul
Is ReadSpeaker safe?
Absolutely. ReadSpeaker is a highly secure, enterprise-grade solution used by government and educational institutions. It is ISO/IEC 27001:2022 compliant, ensuring your data remains private. Unlike some free plugins, it doesn’t track your content for advertising purposes. It’s built for professional reliability.
Apakah ReadSpeaker gratis?
No, it is a premium service. While there isn’t a permanent free version, they offer a 14-day free trial for the TextAid tool. Most individual subscriptions start around $4–$9 monthly. Large institutions and businesses typically receive custom pricing based on usage or enrollment numbers.
What is the difference between a Screen Reader and ReadSpeaker?
Screen readers like JAWS are designed for the legally blind, reading every single on-screen element. ReadSpeaker is a TTS tool focused on content consumption. It’s perfect for those with dyslexia or ADHD who can see the screen but prefer audio to improve focus and comprehension.
How much does ReadSpeaker TTS cost?
Pricing is modular. For individuals, costs hover around $9 per month for TextAid. For businesses, pricing depends on your specific needs—whether you’re licensing an API or embedding a player. It’s generally considered a higher-end, “value for money” investment compared to budget apps.
Is there a free program that reads text aloud?
Yes, options like Speechify or NaturalReader offer limited free tiers. However, ReadSpeaker focuses on high-fidelity, natural-sounding voices for professional and educational environments. While those apps have free versions, ReadSpeaker’s accuracy in complex subjects like STEM makes it a top choice for serious students.
What is ReadSpeaker TextAid?
TextAid is an all-in-one literacy support platform. It doesn’t just read text; it includes a “talking calculator,” a reading ruler to help you focus, and a writing asisten. It’s a cloud-based personal library where you can upload and listen to your own documents anytime.
ReadSpeaker vs Speechify pricing?
Speechify is geared toward individuals with a transparent annual fee of roughly $139 ($11.58/mo). ReadSpeaker is more versatile but can be more expensive for enterprise integrations. If you need a simple app, Speechify wins; for deep LMS integration and literacy tools, ReadSpeaker is superior.
More Facts about ReadSpeaker
- Smart Tech: It uses “deep learning” to make computer voices sound more like real people than robots.
- Mudah Digunakan: It works in your web browser, so you don’t have to download or install anything.
- Berfungsi di Mana Saja: It turns text on websites, apps, and documents into sound you can listen to.
- Follow Along: It highlights words on the screen as it reads them out loud.
- Personal Choice: You can change how fast it reads, pick different voices, and even change the colors of the highlighting.
- Take It With You: You can save the audio as an MP3 file to listen to Nanti when you don’t have internet.
- Lots of Tongues: It can speak more than 50 different languages and has over 200 voices to choose from.
- Alat Bantu yang Bermanfaat: It includes a dictionary for looking up words and a “page mask” to help you focus on one line at a time.
- Always Ready: If a website changes its words, the audio updates automatically, so it’s never out of date.
- Learning Support: A special tool called TextAid helps students with dyslexia or people learning a new language read and write better.
- School Ready: It can be added directly into the websites sekolah use for grades and homework (called an LMS).
- Everyone Can Join: It helps companies and schools comply with laws requiring websites to be easy for people with disabilities to use.
- Study Better: By seeing and hearing words at the same time, it is much easier to remember what you are learning.













