
Pernah mencoba memperbaiki bug di situs web? Sangat merepotkan, bukan?
Anda menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk mencoba mencari tahu di mana letak masalahnya.
Membayangkan trying to keep track of all that.
Kekacauan ini membuang waktu. Waktu yang bisa Anda gunakan untuk membangun hal-hal yang luar biasa.
Ya, itu tidak bagus. Apakah Anda benar-benar ingin terus berperan sebagai detektif dengan laporan bug?
Di situlah BugHerd berperan. Ini adalah alat yang memungkinkan Anda dan klien Anda untuk langsung mengarahkan dan mengklik situs web untuk melaporkan masalah.
Ingin tahu apakah ini benar-benar sepadan? Teruslah membaca.

Siap untuk meninggalkan kekacauan pencarian bug? Lebih dari 80% pengguna melaporkan bahwa BugHerd secara drastis mengurangi bug yang mereka temukan. pelaporan waktu. Bergabunglah dengan 5.000+ tim yang menyederhanakan umpan balik situs web!
Apa itu BugHerd?
Ini adalah alat untuk situs web yang membuat perbaikan masalah jauh lebih mudah. Bayangkan Anda melihat kesalahan di sebuah situs web.
Alih-alih menulis email panjang, Anda cukup mengkliknya. BugHerd memungkinkan Anda melakukan itu.
Ini adalah alat umpan balik dan pelacakan bug. Anggap saja seperti catatan tempel di situs web.
Anda dapat menulis catatan, mengambil tangkapan layar, dan memberi tahu pengembang secara tepat apa yang salah.
Ini adalah alat pelacak bug yang membantu tim mengumpulkan umpan balik dan laporan bug.
Ini adalah cara sederhana untuk mengatasi masalah situs web.
Jadi Anda bisa melihat dan memperbaiki bug tanpa pusing. Aplikasi ini dirancang untuk menyederhanakan pelacakan bug.

Siapa yang menciptakan BugHerd?
Alan Downie dan Matt Milosavljevic BugHerd dibuat.
Mereka ingin memperbaiki kekacauan pada sistem umpan balik dan pelacakan bug.
Mereka melihat orang-orang kesulitan dengan email dan tangkapan layar dan berpikir, 'Pasti ada cara yang lebih baik.'
Visi mereka? Untuk membuat perbaikan bug pada situs web yang sedang aktif menjadi mudah.
Mereka menginginkan alat yang berfungsi langsung di browser Anda, jadi mereka mengintegrasikannya dengan alat-alat seperti WordPress dan Asana.
Tujuan mereka adalah untuk menciptakan sistem pelacakan bug yang sederhana.
Manfaat Utama BugHerd
- Pelaporan Bug Visual: Alih-alih menjelaskan bug dalam email, Anda dapat mengklik tepat di lokasi masalah tersebut di situs web. Ini akan membuat laporan visual, sehingga sangat jelas apa yang perlu diperbaiki.
- Disederhanakan Alur kerja: BugHerd mengorganisir semua laporan bug ke satu tempat, menghilangkan kekacauan email dan spreadsheet yang tersebar.
- Automated Technical Data: BugHerd secara otomatis merekam informasi teknis penting, seperti jenis browser, sistem operasi, dan resolusi layar. Hal ini menghemat waktu pengembang dan memastikan mereka memiliki semua konteks yang diperlukan.
- Integrasi Papan Kanban: Papan Kanban BugHerd memungkinkan tim untuk melacak kemajuan setiap bug secara visual, memastikan bahwa tidak ada bug yang terlewatkan.
- Integrasi Manajemen Proyek: BugHerd terintegrasi dengan alat manajemen proyek populer seperti Asana. Hal ini memungkinkan tim untuk memasukkan pelacakan bug ke dalam alur kerja yang sudah ada, sehingga menjadi lebih efisien.

Fitur Terbaik
BugHerd memiliki beberapa trik yang sangat keren. Ini bukan hanya sekadar pelacak bug.
Aplikasi ini memiliki fitur-fitur yang memudahkan pekerjaan semua orang di tim Anda. Mari kita bahas fitur-fitur terbaiknya:
1. Dasbor Terpadu
Anggap saja ini sebagai pusat kendali bug Anda. Ini menunjukkan semua bug di satu tempat.
Anda dapat melihat apa yang baru, apa yang sedang diperbaiki, dan apa yang sudah selesai.
Tidak perlu lagi berpindah-pindah antar layar. Semuanya ada di sana.
Hal ini membantu tim tetap terorganisir dan melihat gambaran besar.

2. Papan Kanban Terintegrasi
Ini seperti daftar tugas visual untuk bug.
Anda dapat menyeret dan meletakkan bug dari 'harus dilakukan' ke 'selesai'.
Sangat mudah untuk melihat apa yang sedang terjadi. Anda tahu persis apa yang sedang dikerjakan.
Ini memastikan semua orang memiliki pemahaman yang sama.

3. Pelaporan Bug Terperinci
BugHerd tidak hanya mengatakan, "Ada bug." Ia memberikan semua detailnya.
Aplikasi ini mengambil tangkapan layar, merekam informasi peramban, dan bahkan menampilkan ukuran layar.
Ini membantu pengembang memperbaiki bug lebih cepat. Mereka mendapatkan semua informasi yang mereka butuhkan.

4. Pengaturan yang Mudah
Anda tidak perlu menjadi ahli teknologi untuk menggunakan BugHerd. Pengaturannya sangat sederhana.
Tambahkan beberapa kode ke situs web Anda. Kemudian, Anda siap.
Anda bisa langsung mulai melacak bug.

5. Integrasi Aplikasi Tingkat Lanjut
BugHerd dapat terintegrasi dengan baik dengan alat-alat lain.
Ini berfungsi dengan aplikasi manajemen proyek seperti Klik di atas & Asana dan aplikasi pelacak masalah seperti Jira.
Ini berarti Anda dapat mengintegrasikan BugHerd ke dalam alur kerja Anda.
Anda tidak perlu mengubah cara Anda bekerja.

Harga
| Nama Rencana | Fitur Utama | Harga |
| Standar | Masukan mengenai situs web, desain Figma, PDF, dan gambar. | $41/bulan |
| Studio | Umpan balik video Integrasi standar (Trello, Slack, GitHub + 12 lainnya) | $66/bulan |
| Premi | Tim Swasta memberikan komentar, Papan proyek klien, Pencitraan merek khusus. | $124/bulan |
| Kebiasaan | Dirancang untuk perusahaan dengan kompleksitas tinggi. | Harga Khusus |

Kelebihan dan Kekurangan
Pro
Kons
Alternatif BugHerd
- Jira: Sebuah alat manajemen proyek yang ampuh. Alat ini sangat bagus untuk pelacakan bug yang kompleks, tetapi bisa terlalu rumit untuk proyek-proyek sederhana.
- UserSnap: Mirip dengan BugHerd, aplikasi ini berfokus pada umpan balik visual. Aplikasi ini menawarkan perekaman layar dan anotasi, dan dapat menjadi pilihan yang baik bagi mereka yang membutuhkan fitur tersebut.
- Marker.io: Alat umpan balik visual lainnya. Alat ini terintegrasi dengan baik dengan berbagai platform manajemen proyek dan sangat populer di kalangan pengembang.
- Usersnap: Ini adalah alat umpan balik visual yang menawarkan perekaman layar dan anotasi, dan dapat menjadi pilihan yang baik bagi mereka yang membutuhkan fitur tersebut.
- Jaminan simpanan: Sebuah alat manajemen proyek dan pelacakan bug. Alat ini dikenal karena antarmuka yang ramah pengguna dan cocok untuk berbagai ukuran tim.
- Userback: Alat ini unggul dalam mengumpulkan umpan balik pengguna dengan anotasi visual dan rekaman layar. Alat ini dirancang untuk menyederhanakan proses pengumpulan dan pengelolaan umpan balik dari pengunjung situs web.
- Marker.io: Ini adalah alternatif yang kuat yang berfokus pada penyediaan laporan bug yang akurat bagi para pengembang. Sistem ini secara otomatis menangkap detail teknis.
Pengalaman Pribadi dengan BugHerd
Kami mulai menggunakan BugHerd pada pembuatan situs web baru. Itu benar-benar mengubah segalanya.
Tiba-tiba, umpan balik klien menjadi jelas. Tidak ada lagi email bolak-balik yang membingungkan.
Kami dapat melacak setiap bug, dari laporan hingga perbaikan, di satu tempat, dan para pengembang menyukai detail teknis otomatis tersebut.
Hal itu menghemat banyak waktu mereka. Kami bahkan mengintegrasikannya dengan saluran Slack kami.
Hal ini membuat semua orang selalu mendapatkan informasi terkini secara real-time. Secara keseluruhan, hal ini membuat proses kami lebih lancar dan cepat.

Inilah yang kami temukan:
- Umpan balik visual: Kami bisa langsung menunjukkan masalahnya. Klien pun mengerti. segera.
- Papan Kanban: Kami melihat perkembangan setiap bug. Tidak perlu lagi menebak-nebak.
- Integrasi yang mudah: Sistem ini kompatibel dengan perangkat lunak proyek yang sudah kami miliki. Hal ini menghemat waktu kami.
- Laporan bug terperinci: Para pengembang mendapatkan semua informasi yang mereka butuhkan. Perbaikan pun lebih cepat.
BugHerd merampingkan alur kerja kami. Kami memperbaiki bug dengan cepat.
Klien lebih bahagia. Itu benar-benar membuat perbedaan.
Kesimpulan Akhir
Jadi, apakah BugHerd sepadan? Jika Anda lelah dengan laporan bug yang berantakan, ya.
Ini membuat pemberian umpan balik situs web menjadi mudah. Ekstensi browser dan alat klik-dan-pilihnya sangat bagus.
Papan tugas membantu Anda melacak kemajuan. Selain itu, BugHerd terintegrasi dengan banyak alat.
Ini menghemat waktu meskipun Anda memiliki pengguna sistem operasi yang berbeda.
Jika tim Anda kesulitan menangani umpan balik situs web, cobalah cara ini.
Lihat betapa mudahnya pelacakan bug. Klik di sini untuk menyederhanakan alur kerja Anda dan memperbaiki bug lebih cepat!
Pertanyaan Yang Sering Muncul
What is a BugHerd?
BugHerd is a visual feedback tool for websites. Think of it as sticky notes for your digital projects. Clients simply point, click, and comment on elements. It automatically captures technical data like browser info and OS, turning vague feedback into actionable tasks for developers.
How much does BugHerd cost?
Harga mulai dari $50/bulan for the Standard plan. Growing teams often choose the Studio plan at $80/bulan, while the Premium plan is $150/bulan. You can save roughly 15-20% by billing annually. All plans typically include a free trial.
How does BugHerd work?
It sits on top of your website like a transparent layer. You click an element to leave feedback. BugHerd pins that comment to the specific HTML element and takes a screenshot. It then sends a complete bug report—with metadata—to your Kanban board or project management tool.
What does BugHerd do?
It bridges the gap between non-technical clients and developers. It collects visual feedback, tracks bugs, and manages tasks. Instead of endless email chains, you get a centralized dashboard where every comment is linked to the exact part of the webpage needing attention.
How do I add a BugHerd extension to Chrome?
Pergi ke Chrome Web Store. Search for “BugHerd.” Click the blue “Add to Chrome” button. Once installed, pin the BugHerd icon to your browser toolbar. Log in, and you are ready to start tagging feedback on any connected project.
Why is my BugHerd extension not working?
First, check your internet connection. Ensure the extension is enabled in your browser settings. Sometimes, conflicting extensions (like ad blockers) can interfere, so try disabling others. If issues persist, uninstall and reinstall the extension or clear your browser cache.
Is BugHerd down?
BugHerd is reliable, but outages happen. Check the official BugHerd Status page for real-time updates. If the service is green but you can’t connect, the issue might be local to your network or browser configuration.
More Facts about BugHerd
- When a client leaves a comment, BugHerd automatically takes a screenshot and saves technical details to help the team.
- Feedback notes stick directly to the specific part of the webpage, so the development team knows exactly what needs to be fixed.
- You can continue using BugHerd to gather feedback even after the website is live.
- According to surveys, 94% of users say their clients are happier when they use BugHerd.
- You can use the BugHerd browser extension on Google Chrome, Safari, and Microsoft Edge.
- BugHerd connects easily with popular project management tools you might already use, such as Trello, Asana, and Jira.
- The company reports that using this tool can speed feedback loops by 60% and reduce revision rounds by 40%.
- Plans start at $39-$42 per month, and a 14-day free trial is available to test it.
- BugHerd performs well during final testing, when teams verify quality and ensure the site is ready for users.













