
Apakah Anda lelah mengatur pekerjaan Anda dengan menggunakan spreadsheet dan catatan tempel?
Apakah Anda berharap ada cara yang lebih baik untuk mengatur proyek dan berkolaborasi dengan tim Anda?
Airtable mungkin jawabannya.
Ini adalah platform yang andal yang menggabungkan fitur terbaik dari spreadsheet dan basis data.
Ulasan Airtable ini akan membahas bagaimana Airtable dapat membantu Anda menyederhanakan proyek dan meningkatkan produktivitas.
Kami akan membahas semuanya, mulai dari fitur inti dan harga hingga studi kasus di dunia nyata.
Mari kita mulai!

Siap untuk menyingkirkan kekacauan dan meningkatkan produktivitas tim Anda hingga 40%? Mulailah uji coba Airtable gratis Anda hari ini dan lihat mengapa lebih dari 250.000 perusahaan mengandalkannya untuk menyelesaikan pekerjaan.
Apa itu Airtable?
Membayangkan a spreadsheet that’s as easy to create and use as a simple app.
Pada dasarnya, itulah Airtable!
Ini adalah alat yang sangat fleksibel yang memungkinkan Anda mengatur hampir semua hal.
Anggap saja seperti set LEGO digital di mana Anda dapat dengan mudah membangun solusi khusus untuk kebutuhan Anda.
Anda dapat menggunakan Airtable untuk tugas dan proyek, bahkan sebagai CRM untuk mengelola hubungan pelanggan.
Dilengkapi dengan banyak templat siap pakai untuk membantu Anda memulai dengan cepat. Dan bagian terbaiknya?
Anda dapat mengotomatiskan alur kerja untuk menghemat waktu dan mengurangi kesalahan.
Ini berarti Airtable dapat secara otomatis mengirim email atau memperbarui data, sehingga Anda tidak perlu melakukannya!

Siapa yang menciptakan Airtable?
Howie Liu, Andrew Ofstad, dan Emmett Nicholas mendirikan Airtable pada tahun 2012.
Mereka ingin menciptakan basis data relasional yang mudah digunakan oleh siapa saja, bahkan orang yang bukan ahli komputer.
Mereka memimpikan sebuah alat untuk membantu orang mengatur pekerjaan dan ide mereka dengan cara-cara baru.
Airtable awalnya diciptakan sebagai cara sederhana untuk mengatur informasi, mirip dengan Google Sheets.
Namun, dengan cepat hal itu berkembang menjadi jauh lebih dari sekadar itu.
Kini, aplikasi ini menawarkan fitur-fitur canggih, seperti integrasi dengan aplikasi lain, aplikasi seluler yang praktis, dan alat untuk mengotomatiskan tugas.
Visi Airtable adalah membuat pekerjaan lebih mudah dan menyenangkan bagi semua orang.
Manfaat Utama Airtable
- Kustomisasi: Airtable is incredibly flexible. You can customize it to fit any need, from tracking sales leads to planning events. Personalize fields, views, and otomasi to make Airtable truly your own.
- Manajemen Proyek: Ucapkan selamat tinggal pada spreadsheet yang berantakan & sambut proyek yang terorganisir. Airtable menyederhanakan manajemen proyek dengan fitur-fitur seperti timeline, tampilan Kanban, dan ketergantungan tugas. Ini seperti menggabungkan Trello dan spreadsheet!
- Data Pengelolaan: Airtable menawarkan cara yang ampuh namun mudah digunakan untuk mengatur informasi Anda. Ini jauh lebih dari sekadar spreadsheet. Ini adalah peningkatan dari Microsoft Excel yang memungkinkan Anda menghubungkan data terkait, melampirkan file, dan membuat tampilan khusus.
- Tampilan Kisi: Lihat data Anda dalam format seperti spreadsheet yang familiar. Tampilan grid sangat cocok untuk menganalisis data, menemukan tren, dan melakukan pengeditan cepat.
- Kanban: Tampilan Kanban memungkinkan Anda untuk memvisualisasikan alur kerja dan memindahkan tugas melalui berbagai tahapan. Ini membantu Anda melihat apa yang perlu dilakukan, siapa yang mengerjakan apa, dan di mana terjadi hambatan.
- Visualisasi Data: Airtable menawarkan berbagai cara untuk memvisualisasikan data Anda, mulai dari bagan dan grafik hingga kalender dan galeri. Permudah pemahaman informasi Anda dan dapatkan wawasan berharga.
- Sinkronisasi: Pastikan data Anda selalu diperbarui di semua platform Anda. perangkatAirtable melakukan sinkronisasi dengan lancar sehingga Anda dapat mengakses informasi Anda dari mana saja.
- Zapier: Zapier memungkinkan Anda menghubungkan Airtable ke ribuan aplikasi, seperti Gmail, Slack, dan banyak lagi. Ini akan memungkinkan Anda untuk mengotomatiskan tugas & membuat alur kerja yang ampuh.
- Buat kustom: Airtable menawarkan kemungkinan tak terbatas. Anda dapat membuat solusi khusus untuk hampir semua kebutuhan, mulai dari mengelola inventaris hingga melacak lamaran pekerjaan.

Fitur Terbaik Airtable
Airtable memiliki beberapa fitur luar biasa yang membuatnya menonjol dibandingkan alat-alat lain.
Mari kita lihat beberapa yang paling bermanfaat:
1. Pembuat Aplikasi
Itu App Builder Memungkinkan Anda membuat aplikasi kustom tanpa perlu coding!
Ini seperti memiliki tim pengembang sendiri tetapi tanpa biaya.
Anda dapat membuat aplikasi untuk melacak inventaris, mengelola proyek, atau bahkan menjalankan sebuah sistem. bisnis.
Itu sangat ampuh.

2. Airtable AI
Airtable AI is like having an intelligent asisten built right into the platform.
Ini dapat membantu Anda mengotomatiskan tugas dengan mudah, menganalisis data, dan bahkan menulis rumus untuk Anda.
Ini menghemat waktu Anda dan memungkinkan Anda untuk fokus pada hal yang paling penting.

3. Perancang Antarmuka
Dengan Interface Designer, Anda dapat membuat antarmuka aplikasi yang indah dan ramah pengguna.
Anda dapat menyesuaikan semuanya, mulai dari warna & font hingga tata letak dan fungsionalitas.
Hal ini membuat aplikasi Anda terlihat profesional dan mudah digunakan.

4. Penjualan dan CRM
Airtable adalah alat yang sangat baik untuk mengelola proses penjualan dan hubungan pelanggan Anda.
Anda dapat melacak prospek, transaksi, dan interaksi pelanggan di satu tempat.
Ini membantu Anda tetap terorganisir dan menutup lebih banyak transaksi.

5. Manajemen Proyek
Airtable memudahkan perencanaan, pelacakan, dan pengelolaan proyek dalam berbagai ukuran.
Anda dapat membuat bagan Gantt, papan Kanban, dan kalender untuk memvisualisasikan kemajuan Anda.
Anda juga dapat menetapkan tugas, menentukan tenggat waktu, dan berkolaborasi dengan tim Anda.

6. Skala
Airtable is built to grow with your bisnis.
Anda dapat memulai dengan basis data sederhana dan kemudian menambahkan fitur yang lebih kompleks sesuai kebutuhan.
Sistem ini mampu menangani data dalam jumlah besar dan ribuan pengguna tanpa mengalami penurunan performa.
7. Pelaporan dengan Antarmuka Tanpa Kode
Interface Designer dari Airtable memungkinkan Anda membuat dasbor dan laporan khusus tanpa perlu menulis satu baris kode pun.
Anda dapat dengan mudah memvisualisasikan data Anda, melacak metrik utama, dan berbagi wawasan dengan tim Anda.
Hal ini memudahkan siapa pun untuk membuat laporan yang terlihat profesional.

8. Portal
Portal Airtable adalah antarmuka khusus yang dapat Anda bagikan dengan orang-orang di luar organisasi Anda.
Ini sangat bagus untuk mengumpulkan data dari klien, mitra, atau bahkan masyarakat umum.
Anda dapat menyesuaikan tampilan dan nuansa portal Anda agar sesuai dengan merek Anda.

9. Otomatisasi Tanpa Kode
Airtable’s otomasi feature allows you to automate repetitive tasks and save time.
Anda dapat membuat alur kerja khusus yang memicu tindakan berdasarkan kondisi tertentu.
Sebagai contoh, Anda dapat secara otomatis mengirim email ketika data baru ditambahkan atau memperbarui data ketika suatu tugas selesai.

Harga
Airtable menawarkan berbagai paket harga untuk memenuhi kebutuhan dan anggaran yang berbeda. Berikut rincian penawaran mereka saat ini:
| Rencana | Harga (per pengguna/bulan) | Fitur Utama |
|---|---|---|
| Bebas | $0 | 1.000 catatan per basis, ruang lampiran 1 GB, basis tak terbatas |
| Tim | $20 (ditagih setiap tahun) atau $24 (ditagih setiap bulan) | 50.000 catatan per basis data, ruang lampiran 20 GB, opsi penyesuaian tingkat lanjut. |
| Bisnis | $45 (ditagih setiap tahun) atau $54 (ditagih setiap bulan) | 125.000 catatan per basis data, ruang lampiran 100 GB, Ditingkatkan keamanan dan kontrol |
| Perusahaan | Harga khusus | Lebih dari 500.000 catatan per basis data, ruang penyimpanan lampiran lebih dari 1.000 GB, dukungan dan layanan khusus. |

Kelebihan dan Kekurangan
Sangat penting untuk mempertimbangkan sisi baik dan buruk sebelum mengambil keputusan.
Mari kita lihat lebih dekat kelebihan dan kekurangan Airtable.
Pro
Kons
Alternatif untuk Airtable
Ada banyak alat hebat yang dapat digunakan sebagai pengganti Airtable, tergantung pada kebutuhan Anda.
Berikut beberapa alternatif yang paling populer:
- Notion: Ruang kerja terpadu untuk catatan, manajemen proyek, dan basis data. Ini adalah alat yang mengutamakan dokumen, sedangkan Airtable adalah alat yang mengutamakan basis data.
- Kapasitas: Sebuah alat pribadi berbasis pengetahuan untuk mengatur catatan, dokumen, dan media Anda. Ini adalah alat yang hebat untuk 'otak kedua'.
- Craft: Aplikasi yang berfokus pada dokumen yang memungkinkan Anda membuat dan berbagi dokumen yang indah dan profesional. Ini adalah pilihan yang tepat untuk tim konten.
- KlikUp: Sebuah platform produktivitas lengkap yang berfokus pada manajemen tugas dan proyek. Platform ini ideal untuk tim yang perlu memusatkan alur kerja mereka.
- Coda: Dokumen fleksibel yang dapat disesuaikan dengan tabel, teks, dan elemen lainnya. Ini adalah pilihan yang baik untuk dokumen kolaboratif dan laporan interaktif.
- XTiles: Alat visual untuk mengatur informasi menggunakan ubin dan kartu. Ini adalah alternatif yang baik untuk para pemikir visual dan tim kreatif.
- Sebarang: Sebuah alat sumber terbuka pribadi untuk manajemen pengetahuan pribadi. Alat ini berfungsi secara offline dan sangat cocok untuk orang-orang yang ingin menyimpan data mereka sendiri.
- AFFiNE pro: Sebuah alat yang menggabungkan papan tulis digital, dokumen, dan basis data dalam satu tempat. Ini adalah pilihan yang fleksibel untuk tim kreatif dan kolaborator.
- Obsidian AI: Aplikasi pencatat yang menggunakan AI untuk menghubungkan ide-ide Anda dan membangun basis pengetahuan pribadi. Ini adalah alternatif yang bagus untuk peneliti dan penulis.
- Asana: Sebuah alat manajemen proyek yang andal yang membantu tim mengatur, melacak, dan mengelola pekerjaan mereka. Alat ini lebih terstruktur daripada Airtable dan ideal untuk tim yang membutuhkan alur kerja yang lebih terstruktur.
Pengalaman Pribadi dengan Airtable
Tim kami menggunakan Airtable untuk menyederhanakan proses kami dan mengganti berbagai alat yang menyebabkan kekacauan.
Kami berhasil mengimpor data dari file CSV dan mulai bekerja dengan cepat.
Antarmuka yang familiar seperti spreadsheet memudahkan semua orang untuk menggunakannya.
Ruang kerja Airtable menjadi pusat utama bagi semua proyek kami.
Kami berhasil membuat tabel untuk berbagai kebutuhan. Tim pemasaran menggunakannya sebagai kalender konten dan untuk mengatur data kampanye.
Tim penjualan kami berhasil mengelola CRM, melacak data pelanggan dengan catatan yang terhubung.

Berikut cara kami menggunakan beberapa fitur utama:
- Perencanaan proyek dan pelacakan tugas: Kami membuat pelacak proyek dengan berbagai tampilan. Tampilan galeri sangat bagus untuk tinjauan visual cepat. Tampilan kalender membantu kami melihat semua tenggat waktu secara sekilas.
- Fitur kolaborasi: Kami dapat dengan mudah berbagi status proyek dan data terkait dengan banyak pengguna. Fitur kolaborasinya sangat lancar.
- Manajemen data: Kami dapat menyimpan data dan melakukan manipulasi data hanya dengan beberapa klik. Fitur-fitur yang canggih memungkinkan analisis data yang kompleks, dan kami bahkan dapat menghitung nilai menggunakan rumus.
- Otomatisasi Airtable: Kami menggunakan otomatisasi Airtable untuk menyederhanakan proses. Kami dapat mengatur tindakan Airtable kami sendiri untuk memindahkan tugas secara otomatis atau mengirim notifikasi.
- Basis data Airtable: Proyek kami adalah contoh sempurna bagaimana basis data Airtable dapat menghubungkan beberapa tabel dan menyinkronkan data untuk menyediakan sumber kebenaran tunggal.
- Tata kelola data: Itu audit Log memberi kami ketenangan pikiran untuk menangani data sensitif. Kami juga dapat menetapkan aturan kustomisasi tambahan untuk tata kelola data.
- API: API Airtable memungkinkan kami untuk terhubung ke perangkat internal kami.
Biaya AirTable benar-benar sepadan dengan fungsionalitas canggih dan kemampuan untuk menyelesaikan begitu banyak pekerjaan.
Bahkan dengan paket gratis Airtable, Anda tetap dapat mengekspor data dan menyelesaikan banyak hal.
Kesimpulan Akhir
Airtable adalah platform berbasis cloud yang andal yang dapat membantu Anda menyederhanakan proses bisnis Anda.
Fitur ini melampaui spreadsheet dasar dengan memungkinkan Anda menghubungkan data tabel dan membuat tabel yang saling terhubung.
Hal ini memudahkan penanganan tugas-tugas kompleks seperti manajemen inventaris atau manajemen hubungan pelanggan.
Kemampuan untuk melakukan entri data dan menggunakan integrasi Airtable hanya dengan beberapa klik akan menghemat banyak waktu Anda.
Meskipun mungkin tampak kompleks, potensi untuk mengelola ribuan catatan Airtable menjadikannya investasi yang berharga bagi bisnis apa pun.
Siap melihat bagaimana Airtable dapat mengubah alur kerja Anda?
Mulailah uji coba gratis Anda hari ini dan bangun solusi khusus Anda sendiri!
Pertanyaan Yang Sering Muncul
What is Airtable used for?
Airtable organizes structured data. It blends the ease of a spreadsheet with the power of a relational database. Teams use it for everything from project management and content calendars to inventory tracking and custom CRMs.
Is Airtable really free?
Yes. The “Free Forever” plan is generous. It includes unlimited bases, up to 1,000 records per base, and access to interface designer tools. It is not a trial; it is a permanent tier perfect for individuals and small teams.
Is Airtable just Excel?
No. While it looks like a spreadsheet, it is a relational database. Unlike Excel, you can link records between tabs, attach files directly to cells, and view data as Kanban boards or Calendars.
How much does Airtable cost a month?
Beyond the free plan, Airtable offers paid tiers. The Team plan typically costs around $20 per seat/month, and the Business plan is approximately $45 per seat/month (billed annually), unlocking advanced extensions and higher record limits.
Is Airtable a CRM?
It can be. While not a dedicated CRM out of the box like Salesforce, Airtable is highly customizable. You can build a bespoke CRM to track leads, sales pipelines, and customer interactions exactly how you want them.
Is Airtable data safe?
Absolutely. Airtable uses 256-bit SSL/TLS encryption for data in transit and at rest. They are SOC 2 Type II compliant and offer advanced keamanan features like Two-Factor Authentication (2FA) and Single Sign-On (SSO) on higher plans.
What are the downsides of Airtable?
Cost and limits. As your data grows, the per-user pricing can get expensive. The free plan is capped at 1,000 records, and complex data analysis often requires paid extensions or integration with third-party visualization tools.
More Facts about Airtable
- Free Plan Basics: Airtable has a free plan that lets you have up to 5 editor. It includes 1,000 records (rows) and 1GB of storage per database.
- Team Plan Cost: The Team plan costs $24 per user per month. It allows for 50,000 records and 20GB of file storage per database.
- Business Plan Cost: The Business Plan costs $54 per user per month. It supports 125,000 records and provides 100GB of file storage per database.
- Rencana Perusahaan: This plan is for very large companies. It has custom pricing and offers 1,000GB (1 terabyte) or more of storage.
- Per-Seat Pricing: You pay for every user with permission to edit your data.
- Spreadsheet Look: Airtable looks like a spreadsheet, which makes it easy to learn if you have used Excel or Google Sheets before.
- Database Power: Even though it looks like a spreadsheet, it is actually a relational database. This means it can link information between different tables, so you do not have to type the same thing twice.
- Different Views: You can look at your data in many ways, not just a grid. You can see it as a calendar, a Kanban board (cards), a gallery, a timeline, or a Gantt chart.
- Interface Designer: You can use a drag-and-drop tool to build your own custom dashboards and apps without needing to know how to code.
- Field Types: There are over 30 field types you can use, including checkboxes, drop-down lists, phone numbers, and file attachments.
- Otomatisasi: You can set up Airtable to do boring tasks for you. For example, it can automatically send an email or update a status when someone adds a new record.
- Integrasi: Airtable integrates with other apps such as Slack, Google Drive, and Dropbox. You can also use tools like Zapier to connect it to hundreds of other services.
- Formulir: You can create forms to collect data from people. You can share these forms with a link or put them on a website.
- Kolaborasi: Teams can work on the same data simultaneously. You can assign tasks to people and see updates segera.
- Kegunaan Umum: People use Airtable for many purposes, such as managing projects, tracking inventory, planning events, and organizing customer lists (CRM).
- Penjualan dan Pemasaran: Marketing teams use it to plan media sosial posts, and sales teams use it to track their materials and goals.
- Akses API: For people who know how to code, Airtable has an API. This allows them to build custom tools that talk to their Airtable database.
- Keterbatasan: Airtable can be more expensive than other tools. Also, you cannot “host” it on your own private server; you must use their cloud service.
- Fitur AI: In 2026, Airtable is known as an “AI-native” tool. It can use Artificial Intelligence to summarize how a project is going or create plans just by reading a simple prompt.













